Shalawat Nabi Muhammad s.a.w

3:00 PM by

Bershalawat dapat menghilangkan keresahan dan kesuntukan. Jika kita sedang suntuk, pengap, tidak ada gairah hidup, maka banyak-banyaklah bershalawat kepada Rasulullah Saw.

Allah berfirman:
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (Q.S. Al-Ahzaab: 56)

Bersabda Nabi Saw.

Artinya: "Barangsiapa bershalawat untukku sekali, niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR. Muslim dari Abû Hurairah).

Artinya: "Bahwasanya bagi Allah Tuhan semesta alam ada beberapa malaikat yang diperintah berjalan di muka bumi untuk memperhatikan keadaan hamba-Nya. Mereka me-nyampaikan kepadaku (sabda Nabi) akan segala salam yang diucapkan oleh ummatku." (HR. Ahmad. Al-Nasâ'i dan Al-Darimî).

Artinya: "Barangsiapa bershalawat untukku dipagi hari sepuluh kali dan di petang hari sepuluh kali, mendapatlah ia syafa'atku pada hari qiamat." (HR. Al-Thabrânî)

Artinya: "Manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari qiamat, ialah manusia yang paling banyak bershalawat untukku." (HR. Al-Turmudzî).

Artinya: "Jibril telah datang kepadaku dan berkata: 'Tidakkah engkau ridha (merasa puas) wahai Muhammad, bahwasanya tak seorang pun dari umatmu bershalawat untukmu satu kali, kecuali aku akan bershalawat untuknya sebanyak sepuluh kali? Dan tak seorang pun dari umatmu mengucapkan salam kepadamu, kecuali aku akan meng-ucapkan salam kepadanya sebanyak sepuluh kali?! (HR. Al-Nasâ'i dan Ibn Hibban, dari Abû Thalhah).


Fadlilah Shalawat Syifa' (Tibil Qulub) :
Agar kita benar-benar dapat memperoleh kesehatan jasmani dan rohani, maka perbanyaklah dan biasakanlah membaca shalawat berikut. Ini shalawatnya :

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ.

Ya Allah, berilah rahmat ke atas penghulu kami, nabi Muhammad saw, yang dengan berkat baginda, Engkau menyembuhkan hati, menjadi penawar dan menyehatkan tubuh juga memberi kesembuhan penyakit, serta mengurniakan cahaya penglihatan. Dan karuniakanlah rahmat keberkatan dan kesejahteraan keatas keluarga dan sahabat baginda Nabi saw.

Imam 'Arif billah Sayyidisy Syaikh Ahmad ash-Showi dalam mensyarahkan makna sholawat ini telah membuat kesimpulan antaranya:-

"Maknanya secara menyeluruh ialah bahawasanya Allah ta`ala menjadikan atas tangan baginda s.a.w. (sebab) untuk menolak kemudaratan yang zahir dan yang batin, yang berupa urusan akhirat maupun urusan dunia, sebagaimana telah dijalankan (dijadikan) atas tangan baginda (sebab bagi) berbagai manfaat. Inilah maknanya tashrif Allah bagi baginda di dunia dan di akhirat, atas batasan yang difirmankan Allah ta`ala pada hak Nabi 'Isa a.s.: "Dan (ingatlah ketika) engkau menyembuhkan orang buta dan orang sopak dengan izinKu" (surah al-Maaidah:110), maka apa yang tsabit berlaku pada Sayyidina 'Isa a.s., maka ianya juga (harus terjadi atau dijadikan) bagi Junjungan Nabi s.a.w. dengan berlebih lagi."

Category:

Tags:

0 comments:

Post a Comment